Kamis, 02 April 2015

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN



1. -Pelanggaran Hak Terhadap WNI 
    -Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia
_______________________________________________________________

PELANGGARAN HAK WARGA NEGARA

Hak dan kewajiban negara terhadap hak-hak dasar warga negara pada dasarnya merupakan kewajiban dan hak warga negara tehadap negara. Beberapa contoh kewajiban negara adalah kewajiban negara untuk menjamin sistem hukum yang adil, kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga negara, kewajiban negara untuk mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat, kewajiban negara memberi jaminan sosial, kewajiban negara memberi kebebasan beribadah. Beberapa contoh hak negara adalah hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintahan, hak negara untuk dibela, hak negara untuk menguasai bumi air dan kekeyaan untuk kepentingan rakyat.

Berikut ini adalah beberapa hak dan kewajiban negara terhadap hak-hak dasar warga negara yang telah diatur di dalam UUD 1945:
1.  Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role).
2.  Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.
Hak Warga Negara Indonesia :
-   Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas
pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).
-   Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).
-   Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
-   Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan Berkembang”
-   Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi
meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
-   Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).
-   Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta
perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).
-   Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).

Kewajiban Warga Negara Indonesia  :
-   Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi :
segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan
dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
-   Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945
menyatakan  : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara”.
-   Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan :
Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain
-   Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”
-   Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”

Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26, 27, 28, dan 30, yaitu:
1.  Pasal 26, ayat (1), yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
2.  Pasal 27, ayat (1), segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam
hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
3.  Pasal 28, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
4.  Pasal 30, ayat (1), hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.
_______________________________________________________________

Menurut Pasal 1 Angka 6 No. 39 Tahun 1999 yang dimaksud dengan pelanggaran hak asasi manusia setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara, baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyesalan hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.
Hampir dapat dipastikan dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan pelanggaran hak asasi manusia, baik di Indonesia maupun di belahan dunia lain. Pelanggaran itu, bisa dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat, baik secara perorangan ataupun kelompok.

Kasus pelanggaran HAM ini dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu :
a.  Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi :
     Pembunuhan masal (genisida).
     Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilan.
     Penyiksaan.
     Penghilangan orang secara paksa.
     Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis.

b.  Kasus pelanggaran HAM yang biasa, meliputi :
     Pemukulan.
     Penganiayaan.
     Pencemaran nama baik.
     Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya.
     Menghilangkan nyawa orang lain.

_______________________________________________________________

Setiap manusia selalu memiliki dua keinginan, yaitu keinginan berbuat baik, dan keinginan berbuat jahat. Keinginan berbuat jahat itulah yang menimbulkan dampak pada pelanggaran hak asasi manusia, seperti membunuh, merampas harta milik orang lain, menjarah dan lain-lain.
Pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi dalam interaksi antara aparat pemerintah dengan masyarakat dan antar warga masyarakat. Namun, yang sering terjadi adalah antara aparat pemerintah dengan masyarakat.
Apabila dilihat dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia, ada beberapa peristiiwa besar pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dan mendapat perhatian yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat Indonesia, seperti :

Kasus Babeh Baekuni, Pedofilis yang Membunuh 8 Anak Jalanan.

Nama Bakeuni alias Babe, mendadak terkenal. Setelah ditangkap polisi, lelaki berusia 50 tahun itu diduga menjadi pelaku pembunuhan dan mutilasi anak-anak jalanan di Jakarta. Ada yang dibuang di Jakarta, sebagian “dikubur” di sawah milik keluarganya di tepi Kali Gluthak Desa Mranggen, Magelang, Jawa Tengah. Babe memang berasal dari desa itu.

Sebelum namanya terkenal karena kasus pembunuhan itu, nama Babe sebetulnya hanya dikenal di kalangan terbatas: Anak-anak jalanan dan beberapa penggiat anak-anak jalanan. Di mata anak-anak itu, yang sebagian kini beranjak dewasa, Babe adalah dewa penolong. Bukan saja dia menyediakan tempat menginap di kontrakannya di Gang Mesjid RT 06/02, Pulogadung, Jakarta Timur tapi Babe juga melindungi anak-anak itu. “Pernah suatu hari, teman saya bernama Diki, dipalak laki-laki bernama Gomgom. Laki-laki itu lebih tua dan lebih besar dibandingkan Diki.

Ketika Diki mengadu ke Babe, Gomgom langsung didatangi Babe dan diancam,” kata Anggi Setiawan, 17 tahun, yang pernah ikut dan tinggal bersama Babe. Perkenalan Anggi dengan Babe terjadi 10 tahun silam, saat usia Anggi baru tujuh tahun. Anggi ingat, saat itu dia sedang mengamen di pintu tol Cakung, ketika melihat banyak anak-anak pengamen lainnya akrab dengan seorang pria penjual rokok. “Anak-anak itu memanggilnya Babe,” kenang Anggi.

Sejak itu Anggi kemudian tinggal di rumah Babe. Di kontrakan itu, setiap hari empat hingga lima anak jalanan menginap. Kalau akhir pekan, jumlahnya bisa bertambah hingga 15 anak. Kata Anggi, semua anak diperlakukan sama. Anggi ingat, Babe selalu memotong pendek, rambut anak-anak jalanan itu. Potongannya seragam: Bagian depan dibiarkan panjang, dan dipangkas habis di bagian belakang. Karena air untuk mandi terbatas, bergiliran anak-anak itu dimandikan Babe.

Biasanya kata Anggi, dimulai dengan guyuran dari atas lalu tangan anak-anak itu direntangkan. Babe kemudian menyabuni tubuh anakanak dengan deterjen. Sabun cuci itu juga digunakan sebagai sampo. “Nunduk, nunduk,” Anggi masih ingat kata-kata Babe saat 10 tahun lalu memandikannya. Ketika anak-anak itu sudah terlelap, jam dua pagi, Babe biasanya bangun dan mencuci baju anakanak. Dia keluar rumah sekitar jam lima pagi untuk berjualan rokok, dan kembali ke rumah sekitar jam 10 pagi untuk membangunkan anakanak. Sarapan pagi sudah disediakan Babe.

Menunya menu ikan cuek goreng, sayur sawi dan satu baskom sambal. Malam hari, Babe mengajak patungan membeli mi instan. “Dia juga memasok nasi goreng untuk kami,” kata Anggi. Begitu seterusnya, setiap hari. Kalau misalnya ada anak yang sakit, Babe pula yang mengobati mereka. Biasanya, kata Anggi, Babe ngerokin anak-anak itu. “Dia disayangi anakanak, dan saya menganggap sebagai orang tua sendiri,” kata Anggi yang masih punya orang tua, dan tinggal di Tanjung Priok. Sumber Unicef Deni 13 tahun yang juga pernah tinggal di kontrakan Babe bercerita, Babe selalu mengajarkan anak-anak itu agar uang hasil mengamen dikumpulkan dan diberikan kepada orang tua masing-masing.

Sebagian anak-anak jalanan yang tinggal di rumah Babe, memang masih memiliki orang tua, termasuk Anggi. Kalau anak-anak itu tidak menurut, misalnya, Babe mengancam mereka agar tidak tinggal bersamanya. Sering pula Babe mengajak anakanak itu ke Magelang, tempat asal Babe. Sebelum berangkat, Babe meminta mereka menabung, untuk bekal ongkos. Sehari lima ribu rupiah. “Saya pernah ikut Babe, Desember lalu, setelah menabung selama satu bulan,” kata Deni.

Mungkin karena semua perhatiannya kepada anak-anak itu, beberapa tahun lalu Babe pernah menjadi sumber Unicef. Badan PBB itu mencoba mengangkat kehidupan anakanak jalanan termasuk yang ada di Jakarta dan di tempat Babe. Kini semua berubah. Babe ditangkap polisi dan diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap anak-anak jalanan itu. Kepada polisi, Babe mengaku membunuh 10 anak sejak 1995 tapi Arist Merdeka Sirait meragukan keterangannya. Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak itu menduga korban Babe bisa lebih 15 orang. Alasan Arist, ada sekitar 15 foto anak jalanan yang dikoleksi Babe.

“Menurut keterangan anak jalanan, foto-foto yang disimpan itu yang disenangi dia (Babe),” kata Arist. Benarkah Babe yang melakukan semua pembunuhan sadis itu? “Polisi menunjukkan foto-foto korban. Babe enggak mengakui kalau memang tidak kenal. Dia akan bilang enggak kenal,” kata Rangga B. Rikuser, pengacara Babe. Mengutip keterangan Babe, Rangga bercerita, Babe membunuh anakanak itu dengan cara dijerat menggunakan tali plastik. Biasanya, Babe membelakangi korban, lalu leher mereka dikalungi tali plastik. Tangan kanan Babe kemudian mendorong kepala korban ke depan, dan tangan kirinya menarik tali ke belakang.

“Dia menikmati erangan bocah-bocah yang dijerat lehernya itu. Detik-detik bocah itu meregang nyawa menjadi sensasi tersendiri bagi Babe,” kata Rangga. Jika korban sudah meninggal, barulah Babe menggauli bocah-bocah itu. “Korbannya pasti berkulit bersih dan putih, karena sewaktu anak-anak, kulit Babe juga bersih,” kata Rangga. Babe bukan tidak menyesal melakukan pembunuhan itu. Masih menurut Rangga, usai memotong tubuh korbannya, Babe selalu menyesal tapi dia juga sulit menghentikan nafsunya. Babe, karena itu, juga seolah selalu memberi tanda ke polisi agar kelakuannya segera terungkap.

Caranya, setiap korban yang dibunuh, selalu dia letakkan dalam kardus air mineral. “Sehari-hari dia kan berdagang rokok, dan air mineral,” kata Rangga. Dan tanda dari Babe itu baru diketahui polisi, awal Januari silam: Sebuah kardus air mineral ditemukan berisi potongan tubuh seorang bocah, yang belakangan diketahui bernama Ardiansyah 10 tahun. Babe atau yang dikenal juga dengan sebutan Bungkih ditangkap dan diduga sebagai pelakunya. Dari mulut Babe, belakangan muncul pengakuan, jumlah korban yang dibunuhnya bisa lebih 10 orang. Semuanya dimasukkan dalam kardus air mineral. “Saya percaya dan tidak percaya dia jadi pembunuh,” kata Anggi. _ rangga prakoso.

Kesimpulan :
Dari penjelasan (deskripsi) dan analisis kasus pembunuhan 14 orang dan mutilasi oleh babe di atas dapat disimpulkan :.
1.     Pada usia 12 tahun Babe pernah disodomi oleh pria tidak dikenal dan pada saat itu Babe                       merupakan anak jalanan.
2.     Babe melakukan sodomi setelah korban meninggal.
3.     Babe membuang korban ke tempat yang ramai agar dapat ditemukan oleh orang lain dan dapat           dikubur.
4.     Babe melakukan sodomi pada anak-anak asuhnya tetapi tidak membunuhnya.
5.     Babe membunuh 14 orang dengan memutilasi 4 orang.
6.     Babe membuang korban ke tempat yang ramai agar dapat ditemukan oleh orang lain dan dapat           dikubur.
7.     Kasus babe dapat di ungkap dengan ilmu bantu hukum pidana yaitu Logika, Psikologi,                         Kriminologi dan Psikiatri.
8.     Babe tergolong orang yang abnormal.
9.     Babe tidak tergolong pada pasal 44 KHUP tentang menghapuskan dan mengurangkan                         pengenaan pidana.
10.   Babe divonis hukuman mati karena melanggar pasal 340 KUHP tentang sengaja merampas                 nyawa orang lain dan divonis hukaman mati atau penjara seumur hidup.
11.    Mahkamah Agung menolak kasasi babe dan babe final di vonis hukuman mati.
_______________________________________________________________
         
Pendapat saya terhadap pelanggaran hak warga Negara adalah bahwa apa terjadi pada contoh kasus Babe tersebut adalah karena beberapa factor, yaitu  :

1.     Babe melakukan hal tersebut dikarenakan perilaku abnormal atau penyimpangan seksual yang terjadi pada kepribadiannya tidak mendapat pembinaan dan pengobatan yang semestinya. Padahal sudah jelas bahwa sebagai Warga Negara Indonesia siapapun berhak mendapatkan kehidupan tumbuh kembang yang layak. Seharusnya ketika Babe ini mengalami tindak sodomi pada usia dini, dinas social melakukan pembinaan agar hal tersebut tidak menjadi trauma tersendiri sehingga mengubah perilaku dan kepribadian dari anak tersebut. Karena alas an tersebutlah saya dapat menarik kesimpulan bahwa Babe juga sebenarnya mengalami apa yang disebut pelanggaran terhadap hak warga Negara.

2.     Karena Babe yang juga merasa hak hidup layaknya sudah dirampas sejak ia berusia dini ditambah perilaku seks menyimpang yang dideritanya maka ia mulai melakukan kejahatan seksual kepada anak-anak dibawah umur. Kesimpulannya adalah Babe merampas hak warga Negara anak-anak dibawah umur tidak lain karena haknya terlebih dahulu dilanggar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dan haknya yang tidak terpenuhi oleh Negara.
_______________________________________________________________

2.  Kontribusi saya sebagai WNI dalam membangun bangsa dan Negara.

Sebagai warga Negara Indonesia yang muda dan produktif saya telah melakukkan beberapa hal untuk berkontribusi pada Negara, hal-hal tersebut adalah :

a.      Saya selalu ikut melestarikan dan mengajak masyarakat untuk turut ikut dalam upaya embuang sampah pada tempatnya. Hal ini berkaitan dengan kondisi Jakarta yang saya rasa dalam keadaan “darurat sampah”. Saya melihat baik pemerintah maupun masyarakat mulai kebingungan mengolah dan membuang  limbah rumah tangga yang makin hari kian menumpuk.

b.     Dalam rangka mengurangi kemacetan di Jakarta dan polusi udara yang kian parah, saya selalu memilih menggunakan transportasi umum saat berpegian.

c.      Saya juga sering menggunakan produk dalam negeri, contohnya baju, tas, dan produk Batik hasil kreasi anak bangsa.
_______________________________________________________________

Many Thanks To :
http://www.tempo.co/read/news/2011/01/18/064307217/Divonis-Hukuman-Mati-Babe-Baekuni-Ajukan-Kasasi
http://metro.news.viva.co.id/news/read/125548-pengakuan_babe__korban_tewas_jadi_14_orang

Gunadarma University.
_______________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05

Pendidikan Kewarganegaraan


Minggu, 23 November 2014

Burning Village

Burning Village Jharia

Jharia dan desa tetangga Bokapahari, di negara bagian Jharkhand, terletak dalam salah satu cadangan batubara terbesar di India. Batubara kokas penting bagi perekonomian India karena lebih dari 70% pasokan listrik di negara itu berasal dari batu bara. Tapi untuk 90.000 orang yang tinggal di sekitar Jharia, tidak ada manfaatnya. Kebakaran batubara mengamuk di bawah permukaan tanah dan gas beracun termuntahkan dari celah di dalam dan sekitar rumah.

Penambangan yang terus-menerus dan api bawah tanah yang telah terbakar selama hampir satu abad telah mengkontaminasi segala sesuatu – tanah, air dan udara. Sulfur dioksida, karbon monoksida dan hidrokarbon yang dipancarkan oleh pembakaran batu bara telah menyebabkan penyakit yang berkisar dari stroke hingga penyakit paru kronis. Hampir semua orang di Jharia sakit. Kadang tanah runtuh, mengubur bangunan dan orang-orang.
Batubara dapat menyala secara spontan pada suhu agak rendah bila terkena kondisi tertentu dari suhu dan oksigen. Hal ini dapat terjadi secara alami atau proses pembakaran dapat dipicu oleh penyebab lain. Di Jharai, banyak pertambangan dilakukan secara ilegal di tambang terbuka yang berlokasi tepat di sebelah rumah, di jalanan, di jalur kereta api, dan di stasiun itu sendiri. Sejak tambang batubara dinasionalisasi pada tahun 1971, penduduk desa telah mencari penghasilan untuk menyambung hidup dengan mencuri batubara yang kemudian mereka jual di pasar lokal.
Secara konvensional setelah tambangn terbuka selesai ditambang, daerah itu diisi ulang dengan pasir dan air sehingga tanah dapat dibudidayakan lagi. Hal ini belum pernah terjadi di Jharia, yang menyebabkan lapisan batubara langsung kontak dengan oksigen dan terbakar. Setelah lapisan batubara terbakar, dan upaya untuk menghentikannya tahap awal gagal, maka akan terus menyala selama puluhan hingga ratusan tahun, tergantung terutama pada ketersediaan batubara dan oksigen (lihat: Centralia dan Darvaza). Kebakaran di Jharia ini pertama kali terdeteksi pada tahun 1916, dan disebabkan terutama karena penonaktifan yang tidak benar dari tambang yang ditinggalkan. Sejak itu, api besar dibawah tanahdan lebih dari 70 titik api di atas tanah telah dikonsumsi sekitar 41 juta ton batubara kokas, bernilai miliaran dolar, belum lagi sejumlah besar karbon yang dilepaskan ke udara.


Diperkirakan bahwa hampir 1,5 miliar ton batu bara tidak dapat diakses karena api yang terbakar. Jharia akan terus terbakar sampai pencegahan kebakaran yang efektif dan prosedur pemadaman dikembangkan dan diterapkan atau batubara terbakar habis dengan sendirinya. Tapi pemerintah tak peduli. Warga menuduh perusahaan batubatabara nasional, BCCL, membiarkan api membakar, berharap warga akan meninggalkan wilayah itu sehingga dapat memanfaatkan batubara kokas bermutu tinggi senilai 12 juta dolar yang berada di bawah tanah mereka.
Pada tahun 1996, pemerintah melakukan program relokasi besar-besaran untuk memindahkan semua penduduk Jharia dan are sekitarnya ke Belgharia, pemukiman baru sejauh 8 km. Tapi Belgaria tidak memiliki sekolah, tidak ada perawatan medis, tidak ada toko dan tidak ada pekerjaan. Tak heran, banyak yang memutuskan untuk kembali tinggal di Jharia meskipun banyak asap, api dan polusi.
_______________________________________________________________________
Many Thanks To :


Gunadarma University.

_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05

Arsitektur & Lingkungan



The 2nd Taj Mahal

Bibi Ka Maqbara


Memang ada sebuah monumen identik dengan Taj Mahal yang berdiri di Aurangabad di Maharashtra. Bangunan tersebut juga bangunan makam yang disebut Bibi Ka Maqbara (“Makam Ratu”) yang dibangun oleh Pangeran Azam Shah, putra dari Kaisar Mughal keenam, Aurangzeb, antara tahun 1651 dan 1661 AD, untuk mengenang ibunya, Dilras Banu Begum.


Bibi Ka Maqbara BUKAN Taj Mahal
Bibi Ka Maqbara terinspirasi dari Taj Mahal di Agra yang terkenal, yang dibangun oleh tidak lain adalah kakek Pangeran Azam Shah sendiri, Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istrinya Mumtaz Mahal. Azam Shah bermaksud untuk membangun sebuah monumen yang akan menyaingi Taj Mahal. Sayangnya, ia tidak sekaya kakeknya, sehingga kemampuan untuk membeli bahan bangunan dan membayar tenaga kerja terampil juga tidak seperti kakeknya. Dan hasilnya adalah salinan Taj Mahal yang kemegahan dan keindahannya dibawah Taj Mahal.
Meski begitu, Bibi Ka Maqbara adalah keajaiban arsitektur dengan desain yang rumit, motif-motif ukiran dan struktur yang mengesankandan serta dilengkapi dengan lanskap taman gaya Mughal yang indah. Karena kemiripannya dengan Taj Mahal, Bibi Ka Maqbara juga disebut “Taj Deccan”.Makam berdiri di tengah area yang luas berukuran sekitar 458 x 275 meter, dengan kolam aksial, air mancur, dan saluran air. Makam ini dibangun pada platform persegi tinggi dengan empat menara di sudutnya, persis seperti Taj Mahal, dan dilengkapi dengan tangga-tangga di tiga sisi. Kubah utama dari Maqbara, bagaimanapun, lebih kecil dari kubah Taj dan menaranya juga lebih pendek.

Jika tidak dibandingkan dengan Taj Mahal, Bibi Ka Maqbara adalah bangunan dan karya arsitektur yang indah. Sementara monumen di Agra seluruhnya terbuat dari marmer putih murni, makam di Aurangabad terbungkus dengan marmer hanya sampai level dado (bagian bawah tembok). Di atasnya ditutupi dengan plester yang dioles halus untuk memberikan penampilan seperti marmer. Hanya kubah utama yang dibangun dengan marmer. Dinding Maqbara juga terlihat sedikit kehitaman yang memberikan makam penampilan kusam dibandingkan dengan Taj. Menurut catatan, Bibi Ka Maqbara dibangun oleh Shah Alam dengan biaya 700.000 Rupee. Sebagai perbandingan, Taj Mahal dibangun dengan biaya sekitar 32 juta Rupee pada waktu itu. Ini mungkin alasan lain mengapa Bibi Ka Maqbara sering disebut sebagai “Taj yang Miskin”.
Penyebab Bibi Ka Maqbara tak semegah Taj Mahal adalah konsekuensi dari kurangnya minat Aurangzeb dalam arsitektur. Awalnya Aurangzeb tidak mendukung pembangunan sebuah monumen semewah Taj Mahal. Ia mencegah pembangunannya dengan menghalangi pergerakan marmer dari Rajasthan dan berbagai bagian lain dari kekaisaran Mughal. Tapi anaknya Azam Shah bertekad untuk memiliki monumen untuk ibunya yang bisa bersaing dengan Taj Mahal. Entah bagaimana, Azam Shah akhirnya dapat membujuk ayahnya yang akhirnya mengalah.

Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1803, Nizam Sikander Jahan begitu terpikat oleh Maqbara sehingga ketika Aurangabad dan daerah Marathwada dianeksasi ke dalam kerajaannya, ia berencana untuk menggeser Maqbara ke ibukotanya, Hyderabad. Dia bahkan memerintahkan pembongkaran struktur, potongan demi potongan. Tapi, entah bagaimana, ia memiliki firasat bahwa beberapa bencana yang menimpanya saat itu adalah karena ia membongkar struktur Maqbara. Dia lalu menghentikan pembongkaran dan sebagai penebusan dosa ia membangun sebuah masjid yang masih berdiri hingga saat ini di sebelah barat struktur utama.


















Makam Dilras Banu Begum di dalam Bibi Ka Maqbara.
_______________________________________________________________________

 












Makam Ratu Mumtaz Mahal di dalam Taj Mahal.


_______________________________________________________________________
Many Thanks To :


Gunadarma University.

_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05

Arsitektur & Lingkungan

Cinque Terre

Colorful Cinque Terre

Cinque Terre adalah wilayah pantai terjal di Riviera Italia atau Liguria Riviera (Italian Riviera ligure) adalah jalur pantai sempit yang terletak di antara Laut Liguria dan rantai pegunungan dibentuk oleh Maritime Alps dan apennines. Cinque Terre, yang diterjemahkan menjadi “Five Lands” mengacu pada lima desa yang semua terhubung oleh jalan setapak: Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, dan Riomaggiore. Garis pantai, lima desa, dan lereng bukit sekitarnya adalah bagian dari Taman Nasional Cinque Terre dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Selama berabad-abad, orang-orang telah membangun pemukiman pada lanskap curam, terjal berbatu tepat di sisi tebing yang menghadap laut. Kendaraan mobil tidak dapat atau sangat sulit mencapai desa-desa ini dari darat. Daerah Cinque Terre adalah tujuan wisata yang sangat populer.
Sebuah jalan kecil, yang dikenal sebagai Sentiero Azzurro (“Light Blue Trail”), menghubungkan lima desa. Jalan kecil dari Riomaggiore ke Manarola disebut Via dell’Amore (“Jalan Cinta”). Daerah dari Manarola ke Corniglia (masih ditutup pada bulan Juni 2012 karena perbaikan dari kerusakan yang terjadi Oktober 2011) adalah yang paling mudah untuk di daki, karena adanya tangga dengan 368 anak tangga.
Pada tahun 1998, Kementerian Lingkungan Hidup Italia mengatur perlindungan alam laut daerah Cinque Terre untuk melindungi lingkungan alam dan untuk memajukan pembangunan sosial-ekonomi yang kompatibel dengan pemandangan alam daerah. Pada tahun 1999 Parco Nazionale delle Cinque Terre didirikan untuk melestarikan keseimbangan ekologis, melindungi lansekap, dan menjaga nilai-nilai antropologis dari lokasi.
_______________________________________________________________________
 
Monterosso al Mare

















Desa ini dibagi menjadi dua bagian yang berbeda : Desa tua dan desa baru. Dua daerah ini dibagi oleh terowongan tunggal yang melayani pejalan kaki dan mobil yang sangat sedikit di kota ini.
Pantai di Monterosso membentang di sepanjang sebagian besar garis pantainya dan digunakan oleh turis dan warga lokal. Pantai ini adalah satu-satunya pantai pasir landai yang luas di Cinque Terre. Monterosso mirip sebuah kota kecil yang di musim panas kota ini dibanjiri oleh wisatawan.
_______________________________________________________________________

Vernazza



















Vernazza adalah sebuah desa dan komune yang terletak di provinsi La Spezia, Liguria, Italia barat laut. Ini adalah salah satu dari lima kota yang membentuk daerah Cinque Terre. Vernazza adalah kota keempat kearah utara, tidak memiliki lalu lintas mobil dan menjadi salah satu desa nelayan sejati di Riviera Italia.

_______________________________________________________________________

Corniglia

















Corniglia adalah frazione (“fraksi”) dari komune Vernazza di provinsi La Spezia, Liguria, Italia utara. Berbeda dengan daerah lain dari Cinque Terre, Corniglia tidak berbatasan langsung dengan laut. Sebaliknya, corniglia berada 100 meter di atas sebuah tanjung, pada tiga sisinya dikelilingi oleh kebun anggur dan teras dan sisi keempat turun tajam ke laut.
_______________________________________________________________________ 

Manarola



















Manarola adalah yang tertua dan terkecil kedua dari kota-kota di Cinque Terre, dengan landasan gereja, San Lorenzo, berasal dari tahun 1338. Di ujung barat, ada sebuah pelabuhan kecil dan di sisi timur terletak gereja San Lorenzo dan sebuah square di mana warga kota bertemu untuk berbagai kegiatan. Dan seperti kebanyakan Cinque Terre lainnya, ada kebun-kebun anggur di mana-mana.
Industri utama Manarola yang dilakukan secara tradisional adalah memancing dan membuat minuman anggur. Anggur lokal, disebut Sciacchetrà, terutama terkenal karena referensi dari tulisan-tulisan Romawi yang menyebutkan kualitas tinggi dari anggur yang diproduksi di wilayah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Manarola dan kota-kota tetangganya telah menjadi tujuan wisata populer, terutama di bulan-bulan musim panas. Tempat wisata di wilayah ini termasuk jalur hiking terkenal antara Manarola dan Riomaggiore (disebut Via dell’Amore, “Jalan Cinta”) dan jalur hiking di perbukitan dan kebun-kebun anggur di atas kota.
_______________________________________________________________________

Riomaggiore



















Riomaggiore (Rimazùu dalam bahasa lokal Liguria) adalah sebuah desa dan comune di provinsi La Spezia, terletak di sebuah lembah kecil di wilayah Liguria Italia. Ini adalah desa yang pertama dari Cinque Terre yang akan ditemui jika kita bepergian ke utara dari La Spezia.
Desa ini, berasal dari awal abad ketiga belas, dikenal karena sejarahnya dan anggur nya, diproduksi oleh kebun-kebun anggur di kota ini. Riomaggiore adalah daerah Riviera di Levante dan memiliki garis pantai di teluk Genoa mediterania, dengan pantai kecil dan dermaga dibingkai oleh rumah-rumah. Jalan utama Riomaggiore adalah Via Colombo, di mana banyak restoran, bar dan toko-toko dapat ditemukan. Via dell’Amore adalah jalan yang menghubungkan ke Riomaggiore nya frazione Manarola, yang juga merupakan bagian dari Cinque Terre. Riomaggiore adalah desa paling selatan dari lima Cinque Terre, semua terhubung oleh jalan setapak.
_______________________________________________________________________
Many Thanks To :


Gunadarma University.

_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05

Arsitektur & Lingkungan

Masjid Nasir Al-Mulk

MASJID NASIR AL MULK

Ketika kita mendengar atau membaca tentang bangunan sejarah, biasanya kita membayangkan lengkungan-lengkungan yang indah, menara-menara yang menjulang, ukiran-ukiran dan dinding-dinding batu, namun sebagian besar dari kita mungkin tidak berpikir tentang warna-warna cerah dan bersemangat.


Masjid berwarna hijau atau emas itu sudah biasa. Tetapi sebuah masjid kuno nan indah ini terkenal dengan nama Pink Mosque atau Masjid Pink. Warna dari Masjid ini memang tidak serta merta seluruhnya berwarna pink, namun masjid yang bernama asli Nasir al-Mulk ini menyimpan keindahan yang luar biasa di dalamnya. Dipenuhi kaca yang berwarna-warni. ketika Anda masuk di dalamnya pada siang atau pagi hari, Anda bisa melihat warna-warni yang memenuhi ruangannya. Bahkan keindahannya akan makin terlihat ketika matahari menerpa masjid yang terletak di Shiraz, Iran ini. Dilansir melalui HuffingtonPost, konsep bangunan ini adalah warisan dari kehidupan di tahun 1876, namun bangunannya baru rampung di tahun 1888.
Masjid di sebuah negara yang memiliki penduduk mayoritas Islam merupakan hal yang wajib. Namun model masjid di beberapa negara memiliki corak yang berbeda. Jika anda tengah berada di Iran, coba mampir sedikit untuk melirik indahnya masjid pelangi di Shiraz, Iran.
Masjid tradisional di Shiraz, Iran ini dikenal dengan nama masjid Nasir Al-Mulk. Masjid ini dibangun oleh salah satu raja di era Dinasti Qajar, Mirza Hasan Ali Nasir al Mulk pada 1876 dan selesai dibangun pada 1888.
Arsitek bangunan yang memiliki warna-warni pelangi di interior setiap ruangan ini adalah Muhammad Hasan e Memar dan Muhammad Reza Kashi Paz e Shirazi.
Masjid Nasir al-Mulk, seperti yang digambarkan oleh foto-foto dibawah ini, adalah pengecualian yang jelas dan kuat untuk gagasan bahwa struktur bangunan bersejarah biasanya kusam dan agak kurang dalam warna. Tidak hanya kaca jendela yang kaya warna, tapi dindingnya menampilkan array yang indah dan berseri berwarna-warni dari ubin geometris yang dicat.


Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1876 dan selesai pada 1888 di Shiraz, Iran atas perintah Mirza Hasan Ali Nasir al Mulk, penguasa dari dinasti Qajar. Jendela kaca warna menangkap cahaya pagi dan menciptakan sebuah drama cahaya yang indah di lantai masjid, sehingga mendapat nama “Masjid Pink” dan mengundang fotografer untuk menangkap keindahannya. Meskipun beberapa ubin yang menghiasinya berwarna mawar, tnamun masjid sepertinya mencakup hampir setiap warna di bawah cahaya matahari.

Masjid ini memiliki banyak unsur arsitektur tradisional Islam seperti lengkungan iwan dan air mancur pusat untuk wudhu, tapi kaca warna dari jendela relatif jarang dimiliki oleh masjd-masjid lain. Hanya beberapa masjid, seperti Masjid al-Aqsa dan Masjid Biru di Istanbul, yang memiliki jendela kaca warna.


_______________________________________________________________________
Many Thanks To :


Gunadarma University.

_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05

Arsitektur & Lingkungan

Chernobyl's Tragedy

Chernobyl’s Tragedy


Chernobyl adalah sebuah kota tak berpenghuni di  Ukraina utara, tepatnya di Oblast Kiev dekat dengan perbatasan Belarusia. Kota ini ditinggalkan penghuninya tahun 1986 setelah bencana ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir yang terkenal sebagai Bencana Chernobyl yang terletak 14,5 km utara-barat laut. Pembangkit tersebut dinamakan sesuai dengan nama kotanya, dan terletak di Chernobyl Raion (distrik), tetapi bukan merupakan tempat tinggal bagi pekerjanya. Pada saat pembangunan pembangkit tersebut, sebuah kota kembar, Prypiat dibangun didekatnya untuk para pekerjanya.

Chernobyl terletak di koordinat 51°38′LU 30°11′BT Sekarang kota ini masih berpenghuni walau hanya sedikit. Tingkat radiasi di kota ini masih dalam keadaan kritis, yaitu pada 5,6 roentgen per second (R/s) (0.056 Grays per second, atau Gy/s). Kota yang tadinya berpopulasi 50 ribu jiwa ini bak kota-kota kosong dalam film setelah terjadi bencana. Bencana nuklir menyebabkan nama Chernobyl tercatat sebagai salah satu kota dengan tingkat bahaya tertinggi di dunia.


Tragedi Chernobyl sudah 24 tahun berlalu, namun kesedihan dan duka yang tersisa bagi korban masih dirasakan hingga kini bahkan sampai akhir hayatnya. Tragedi Chernobyl berawal dari ledakan reaktor ke-empat yang ada di Chernobyl. Ledakan terjadi saat dilakukan sebuah eksperimen yang sampai saat ini tidak ada penjelasan ekperimen apa yang sedang dilakukan saat itu. Radiasi akibat ledakan tersebut mengkontaminasi wilayah yang sangat luas di Ukraina, Belarus dan Rusia.

Alhasil, ledakan reaktor nuklir di Chernobyl, Ukraina pada tahun 26 April 1986, telah mengakibatkan Chernobyl menjadi sebuah kota mati, berbahaya untuk dimasuki, terkait radiasi yang masih sangat aktif walau telah 21 tahun lewat .Kecelakaan ini merupakan salah satu bencana nuklir yang terdahsyat sampai saat ini. Disusul ledakan dan kebakaran serta gelombang radiasi dari skala paling berbahaya yang jauh melewati batas aman sampai paling lemah, menyebar hampir menuju ke seluruh Eropa.
        
Tidak ada kepastian berapa sebenarnya jumlah korban akibat tragedi Chernobyl. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut angka 9.000 orang yang menjadi korban akibat radiasi. Organisasi lingkungan hidup Greenpeace memperkirakan jumlah korban bisa mencapai 93.000 orang.



Daftar pasien dan jadwal dokter di sebuah rumah sakit masih terpampang. Tampak obat-obatan berserakan. Penutup sepatu tergeletak di sebuah toko. Sementara gawang tua tampak berdiri di sebuah lapangan indoor. “Kota ini seperti terhenti pada 1986 dan kini seperti museum hidup. Semua dibiarkan dan ditinggalkan, tumbuh sendiri selama 26 tahun. Pripyat seperti tersembunyi di dalam belantara,” ujarnya. Bagi orang yang berkunjung, mereka dikawal dan segala macam yang berasal dari Pripyat tak boleh diambil karena khawatir akan terjadi kontaminasi radiasi. Meski beberapa hewan dan seniman grafiti terkadang menyusup ke dalamnya.

“Tak tahu ada berapa banyak yang masuk kemari tanpa diawasi. Mungkin beberapa tahun lalu pengawasannya lebih ketat karena ada zona larangan masuk,” lanjut Day. Setelah meninggalkan Pripyat, semua orang diperiksa dengan scanner radiasi. Jika radiasi melebihi batas aman, semua barang harus ditanggalkan dan pengunjung akan ‘dimandikan secara kimia’ agar bersih.



Walaupun cukup banyak peneliti yang terlibat, namun tidak tercapai kesepakatan mengenai penyebab mala petaka itu.  Secara garis besar, temuan para ahli bisa digolongkan dua kategori: kelompok yang mengatakan penyebabnya adalah kesalahan manusia, misalnya karena kecerobohan atau kurang pengalaman. Kelompok ahli lain mengatakan kesalahan terletak pada desain mesin reaktor pembangkit listrik Chernobyl.
  
Sebuah penelitian lain menyebutkan bahwa sebenarnya cacat desain ini sudah diketahui, namun tidak diinformasikan kepada para staf yang bertugas di sana. Yang jelas --dan mendapat kesepakatan dua kubu tersebut-- bencana Chernobyl  diperkirakan berkekuatan 300 kali lebih besar dari bom atom yang dijatuhkan Amerika pada akhir Perang Dunia II di Hiroshima, Jepang.
_______________________________________________________________________

Many Thanks To :
http://id.wikipedia.org/wiki/Chernobyl
http://www.pesona.co.id/kuliner.wisata/wisata/mengenang.bencana.radiasi.nuklir.chernobyl.1/006/002/15
http://www.kaskus.co.id/thread/5182083c4f6ea16a38000003/tragedi-chernobyl-ukraina-bencana-buatan-manusia-yang-terbesar




Gunadarma University.

_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
2 TB 05
Arsitektur & Lingkungan

Minggu, 03 Agustus 2014

Resensi Novel



RESENSI NOVEL
________________________________
ILMU BUDAYA DASAR


Judul Novel : The Alchemyst
Pengarang : Michael Scott 
Penerbit : 2007, Delacorte Press 
Jumlah Halaman : 375 Halaman 
Genre : Fantasy 
Tokoh Utama : Josh Newman, Sophie Newman, Nicholas Flamel,
Perenelle Flamel, dan Dr. John Dee.







Ini adalah cerita pendahuluan. Perkenalan tokoh-tokoh utama yang terlibat di dalam cerita yaitu Josh Newman, Sophie Newman, Nicholas Flamel, Perenelle Flamel, dan Dr. John Dee. Cerita dimulai dari Josh dan Sophie yang merupakan saudara kembar menghabiskan liburan mereka di San Fransisco. Oleh orang tua mereka yang arkeolog, Richard dan Sara, mereka dititipkan di rumah Bibi Agnes. Selama musim panas itu juga, Josh bekerja di toko buku milik Nick Fleming (nama samaran Nicholas Flamel) dan Sophie bekerja di kedai kopi seberang toko buku tersebut.
Semua kekacauan di seri ini dimulai dengan kedatangan John Dee, yang juga seorang manusia abadi, ke toko buku Nicholas untuk mengambil Codex—sebuah buku/kitab yang ditulis oleh Abraham Sang Magi dengan berbagai macam pengetahuan. Salah satu hal yang ada di dalam buku tersebut adalah rahasia umur panjang Nicholas dan pembangkitan Tetua-Tetua.

Dari situlah akhirnya, Nicholas dan Perenelle mengungkapkan siapa Josh dan Sophie sebenarnya. Bahwa mereka memiliki sihir dan ditakdirkan sebagai anak kembar emas dan perak dalam ramalan. Satu akan menyelamakan dunia, satu akan menghancurkannya. Josh dan Sophie awalnya tidak percaya, tapi melihat sihir demi sihir yang ditunjukkan oleh Nicholas akhirnya mereka percaya.
Meski Perenelle diculik oleh John Dee, Nicholas memilih membawa si kembar kepada Hatake, salah seorang Tetua. Hatake memiliki kemampuan untuk membangkitkan kemampuan sihir seseorang. Bersama Scathach, Nicholas mengunjungi Hatake. Hatake baru sempat membangkitkan Sophie ketika John Dee bersama Bastet menyerang alam bayangan Hatake. Yggdrasil, pohon dunia, yang menaungi beberapa alam bayangan dihancurkan oleh Dee menggunakan Excalibur.
Nicholas, Scathach, Sophie dan Josh berhasil melarikan diri dari alam bayangan Hatake. Mereka semua menemui Penyihir Endor di Ojai, California. Oleh Penyihir Endor, Sophie dikaruniai pengetahuannya serta diajarkan sihir udara. Di sini, John Dee berhasil mengikuti mereka dan nyaris menganggu Sophie dan Penyihir Endor. Di saat-saat terakhir, ketika John Dee mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan toko Penyihir Endor, Nicholas, Scathach, Sophie, dan Josh berhasil melarikan diri lewat gerbang ley ke Paris.






Gunadarma University.


_______________________________________________________________________
Created By :
Raka Nur Satrio
27313214
1 TB 03
Ilmu Budaya Dasar